Jumaat, 23 Mac 2012

Lapan buah keikhlasan



1. Mendapatkan syafaat Nabi s.a.w : Shahabat Abu Hurairah r.a.pernah bertanya kepada Rasulullah s.a.w. : "Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling bahagia dengan mendapatkan syafaatmu pada hari kiamat nanti?". Beliau menjawab: " Seserang yang mengucapkan Laa Ilaha Illallah dengan ikhlas dari lubuk hatinya". (HR. Al Bukhari).

Makna ikhlas di sini adalah dia mengucapkan Laa Ilaaha Illallah dengan setulus Hati, yakni dia harus benar-benar mempersembahkan amal ibadahnya kepada Allah s.w.t. dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Allah subhanahu s.w.t.berfirman: " Dan beribadahlah hanya kepada Allah dan jangan engkau menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun". (An Nisa ayat : 36) .

2. Dibukakan baginya pintu-pintu langit Hal ini berdasarkan sabda Nabi s.a.w.: "Tidaklah seorang hamba mengucapkan Laa Ilaaha Illallah dengan ikhlas, kecuali pasti akan dibukakan baginya pintu-pintu langit, sampai dia dibawa ke Arsy selama dia menjauhi perbuatan dosa-dosa besar. (HR. At Tirmidzi)

3. Diharamkan baginya An Nar (Neraka) Sesungguhnya An Nar itu haram dimasuki oleh orang-orang yang ikhlas kepada Allah s.w.t. sebagaimana sabda Nabi s.a.w. " Sesungguhnya Allah s.w.t. menolong umat ini dengan adanya kaum yang lemah di antara mereka, dengan doa mereka, dengan solat mereka, dan dengan keikhlasan yang ada pada mereka.(HR. An Nasa'i)) .

4. Dilapangkan dari masalah yang sedang menghimpitnya Terkadang seorang muslim dihadapkan pada suatu masalah yang sangat pelik yang terkadang menjadikan dia berputus asa dalam mengatasinya. Tetapi, tahukah anda bahwa amalan-amalan yang dilakukan dengan ikhlas dapat dijadikan sebagai wasilah (perantara) dalam berdoa kepada Allah s.w.t. untuk dihilangkannya berbagai masalah yang sedang menghimpitnya? Hal ini pernah menimpa tiga orang pada zaman dahulu ketika mereka terperangkap di dalam sebuah gua. Kemudian Allah s.w.t. selamatkan mereka kerana doa yang mereka panjatkan disertai dengan penyebutan amalan-amalan shalih yang mereka lakukan ikhlas karena Allah subhanahu s.w.t. Kisah selengkapnya kita baca di kitab Riyadhush Shalihin hadits no. 12.

5. Husnul Khatimah Rasulullah s.a.w. pernah menceritakan bahwa pada zaman dahulu ada seseorang yang telah membunuh 99 bahkan 100 orang. Kemudian orang tersebut hendak bertaubat kepada Allah s.w.t. tetapi akhirnya orang tersebut meninggal sebelum beramal kebajikan sedikitpun. Namun Allah s.w.t. terima taubatnya kerana keikhlasan dia untuk benar-benar bertaubat kepada Allah s.w.t. dan dia pun tergolong orang yang meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Kisah selengkapnya juga bisa anda baca di kitab Riyadhush Shalihin hadits no. 20.

6. Benteng dari godaan syaitan dan bala tentaranya akan senantiasa menggoda umat manusia seluruhnya sampai hari kiamat. Namun hanya orang-orang yang ikhlaslah yang akan selamat dari godaan mereka ini. Hal ini diakui sendiri oleh pimpinan para setan yaitu iblis, sebagaimana Allah s.w.t. sebutkan pengakuannya itu dalam Al Quran : Iblis berkata: "Wahai Tuhanku, oleh sebab Engkau telah menyesatkanku, pasti aku akan menjadikan mereka (anak cucu Adam) memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba Engkau yang ikhlas di antara mereka".(Al Hijr: 39-40)

7. Selamat dari jurang kemaksiatan kepada Allah s.w.t. Tercatat dalam sejarah, bagaimana dahsyatnya godaan yang dialami Nabi Yusuf ? ketika diajak berzina oleh seorang istri pejabat negeri waktu itu. Namun Allah s.w.t. selamatkan dia dan Allah subhanahu s.w.t. palingkan dia dari perbuatan tersebut. Allah s.w.t. kisahkan peristiwa ini di dalam Al Quran (artinya): "Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. (Yusuf: 24).

Apa sebabnya? "Sesungguhnya dia (Yusuf) itu termasuk hamba-hamba Kami yang ikhlas. (Yusuf: 24).

8. Senantiasa di atas kebaikan Diriwayatkan oleh Ja'afar bin Hayyan dari Al Hasan, bahwa beliau berkata: "Senatiasa seorang hamba itu berada dalam kebaikan, jika berkata, (ikhlas) karena Allah s.w.t. dan jika beramal, (ikhlas) kerana Allah s.w.t."

0 ulasan:

Catat Ulasan